- Koordinasi Pembentukan KKMA, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Madrasah Aliyah di Kota Banjar
- MTsN 1 Kota Banjar Manfaatkan Limbah MBG untuk Penyemaian Benih Lengkeng sebagai Implementasi Penguatan Ekoteologi
- Sambut 1 Muharam 1448 H, PHBI Kota Banjar Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Pawai Tarhib
- MAN Kota Banjar Siap Sukseskan Porseni Madrasah 2026 melalui Kerja Bakti dan Penataan Lingkungan
- Lepas Atlet PORSENI 2026, Kepala MAN Kota Banjar Tekankan Sportivitas dan Semangat Berprestasi
- Kepala MIN 2 Kota Banjar: Lulusan Madrasah Harus Terus Berprestasi dan Berakhlak Mulia
- Kepala MTsN 2 Kota Banjar Ajak Siswa Maksimalkan Smart Library untuk Tingkatkan Literasi Digital
- Integrasikan Digitalisasi dan Karakter Islami, MTsN 1 Kota Banjar Gelar Tes PMBM Kelas Reguler
- Satu Barisan, Satu Semangat; Peserta PORSENI Madrasah Kota Banjar 2026 Siap Berlaga
- Kasubbag TU Kemenag Beri Pembinaan Apel Senin, Tekankan Disiplin dan Integritas ASN
MTsN 1 Kota Banjar Manfaatkan Limbah MBG untuk Penyemaian Benih Lengkeng sebagai Implementasi Penguatan Ekoteologi
.jpeg)
Parunglesang (KEMENAG) MTsN 1 Kota Banjar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama, khususnya pada program Penguatan Ekoteologi. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memanfaatkan limbah organik dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai media penyemaian benih lengkeng di lingkungan madrasah.
Pemanfaatan limbah organik tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengurangi volume sampah sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik. Limbah yang berasal dari sisa makanan dan bahan organik lainnya diolah menjadi media tanam yang mendukung proses perkecambahan dan pertumbuhan benih lengkeng.
Kegiatan ini melibatkan siswa secara langsung mulai dari proses pengolahan limbah, penyiapan media semai, pemilihan benih, hingga perawatan bibit. Melalui praktik tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang mengintegrasikan kepedulian lingkungan, keterampilan bercocok tanam, dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Sambut 1 Muharam 1448 H, PHBI Kota Banjar Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Pawai Tarhib0
- MAN Kota Banjar Siap Sukseskan Porseni Madrasah 2026 melalui Kerja Bakti dan Penataan Lingkungan0
- Lepas Atlet PORSENI 2026, Kepala MAN Kota Banjar Tekankan Sportivitas dan Semangat Berprestasi0
- Kepala MIN 2 Kota Banjar: Lulusan Madrasah Harus Terus Berprestasi dan Berakhlak Mulia0
- Kepala MTsN 2 Kota Banjar Ajak Siswa Maksimalkan Smart Library untuk Tingkatkan Literasi Digital0
Kepala MTsN 1 Kota Banjar, Agus Dayusman, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk implementasi pendidikan berbasis lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
"Limbah organik dari Program Makan Bergizi Gratis yang terkumpul selama satu tahun kami manfaatkan sebagai media penyemaian benih lengkeng. Langkah ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk memahami pentingnya pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab," ujarnya.
Menurut Agus, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran kontekstual yang mendorong siswa untuk memahami bahwa limbah dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai guna.
Ke depan, benih-benih lengkeng yang berhasil tumbuh akan ditanam di berbagai titik lingkungan madrasah sebagai bagian dari program penghijauan. Sebagian bibit juga akan dikembangkan sebagai tanaman produktif yang dapat dimanfaatkan pada program lingkungan berikutnya.
Menariknya, program penanaman pohon nantinya akan melibatkan seluruh siswa kelas IX sebagai bagian dari kontribusi dan jejak kepedulian mereka sebelum menyelesaikan pendidikan di MTsN 1 Kota Banjar. Bibit yang saat ini disemai diharapkan tumbuh menjadi pohon yang memberikan manfaat bagi lingkungan madrasah dan masyarakat.
Melalui inovasi pemanfaatan limbah organik MBG untuk penyemaian benih lengkeng, MTsN 1 Kota Banjar membuktikan bahwa Penguatan Ekoteologi tidak hanya menjadi konsep pembelajaran, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan.
“Program ini sekaligus menjadi kontribusi madrasah dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang unggul, ramah lingkungan, dan berkelanjutan sesuai arah kebijakan Kementerian Agama.” Kata Agus.
Kontributor : Husni/Aep


.png)





.png)
.png)

.png)
