- Siswi MIN 1 Kota Banjar Raih Juara 1 Uswah Competition 2026 Cabang Panahan
- PMR MTsN 1 Kota Banjar Menorehkan Banyak Prestasi di Youth Humanitarian Camp 2026
- MIN 2 Kota Banjar Borong Gelar Juara Lomba Rukibra Tingkat Kota Banjar, Raih Juara 1 Utama hingga Regu Favorit
- Tegaskan Identitas, Kakankemenag Kota Banjar: Pendidikan RA Harus Jadi Pembeda dengan Lembaga Lain
- Satukan Langkah, IGRA Kota Banjar Gelar Rakerda I di Toserba Pajajaran
- MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026
- Senin Penuh Kemenangan: MTsN 2 Kota Banjar Gelar Apresiasi Ganda, Juara HRSB dan Pramuka Garuda
- Math, Science, and Social! Tiga Serangkai MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Sejarah di OMI 2026
- Prestasi Gemilang! Empat Siswa MIN 3 Kota Banjar Raih Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II
- MAN Kota Banjar Gelar Pelepasan dan Doa Bersama Peserta OMI 2026
Rangkaian Milad Kemenag ke-21 dan HUT RI ke-81: Jambore Majelis Taklim Banjar MASAGI Gaungkan Ekoteologi

Langensari (KEMENAG) Sebanyak 250 peserta dari majelis taklim se-desa/kelurahan di Kota Banjar mengikuti Jambore Majelis Taklim yang digelar sebagai rangkaian peringatan Milad Kementerian Agama Kota Banjar ke-21 dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (8/8). Kegiatan di Sport Centre Langensari ini mengusung tema "Dari Majelis Taklim untuk Bumi", menguatkan peran perempuan dalam gerakan ekoteologi.
Kepala Kantor Kemenag Kota Banjar, H. Muhammad Fikri Firdaus, menegaskan bahwa kesalehan harus melahirkan kepedulian nyata terhadap lingkungan. "Majelis taklim bukan hanya tempat mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga menjaga ciptaan-Nya. Menjaga kebersihan, menghemat air, mengelola sampah, dan merawat tanaman adalah wujud keberagamaan yang hidup," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Rashdul Qiblat di MAN Kota Banjar: Menentukan Arah Kiblat dengan Tepat Melalui Fenomena Matahari di Atas Kabah0
- KUA Kecamatan Banjar Laksanakan Supervisi Administrasi Nikah Rujuk Triwulan II dan Pembinaan Pegawai0
- KUA Kecamatan Banjar Salurkan Santunan bagi Anak Yatim pada 10 Muharram 1448 H0
- Kakankemenag Kota Banjar: Anak Yatim Bukan Objek Belas Kasihan0
- Kemenag Kota Banjar Bagikan Santunan Rp150.000 untuk 1.150 Yatim dan Disabilitas0
A Fikri menyoroti posisi strategis perempuan sebagai arsitek utama kebiasaan keluarga. "Dari dapur, halaman, pola konsumsi, hingga pendidikan anak, perempuan memiliki pengaruh besar. Pemberdayaan perempuan adalah investasi peradaban," tegasnya. Semangat ini sejalan dengan Asta Protas Kemenag tentang penguatan ekoteologi.
A Fikri mengajak seluruh majelis taklim menggerakkan perubahan nyata. Banjar MASAGI—Maju, Adil, Sejahtera, Agamis, Inovatif—harus terlihat dalam aksi: setiap majelis memiliki satu gerakan lingkungan, setiap keluarga satu kebiasaan ekologis.
"Kita mungkin tak mampu selesaikan seluruh persoalan lingkungan hari ini, tapi kita selalu bisa memulai. Mulai dari majelis taklim, dari rumah, dari kebiasaan kecil, dari diri sendiri. Bumi butuh tindakan, bukan sekadar ucapan," pungkasnya.
Jambore ini menjadi bukti kolaborasi Kemenag, Pemkot Banjar, dan organisasi keagamaan dalam menghadirkan agama yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-81 dengan semangat keberagamaan yang membumi.
Kontributor : Aep S.


.png)





.png)


.png)
.png)