- Gerakan Bersih, Hati Bersih: OSIS MTsN 1 Kota Banjar Semarakkan Geber Mas di Pusdai
- Momen Istigosah di Pendopo, Kepala Kankemenag Kota Banjar Ajak ASN dan Tokoh Agama Perkuat Iman serta Jaga Kerukunan
- Semarakkan HUT ke-81 RI dan Milad ke-11, Kemenag Kota Banjar Gelar Geber Masjid Serentak 129 DKM
- Haidar, Rizal, dan Rara: Tiga Pramuka Muda MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Prestasi di Jambore Nasional 2026
- Ditutup Resmi, Jambore Majelis Taklim Kota Banjar Lahirkan 250 Peserta Tangguh
- Rangkaian Milad Kemenag ke-21 dan HUT RI ke-81: Jambore Majelis Taklim Banjar MASAGI Gaungkan Ekoteologi
- Kemenag dan Polres Banjar Gelar Nobar Persib vs Persija, Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat
- Puskesmas Langensari I Gelar Cek Kesehatan Gratis di MIN 2 Kota Banjar, Wujud Deteksi Dini bagi Generasi Sehat
- Sadarkan Murid Sejak Dini, Halaman MTsN 2 Kota Banjar Berubah Jadi Kelas Interaktif.
- MIN 3 Kota Banjar Gelar Story Telling Muhammad Tauladanku: Cerdas dalam Ilmu, Indah dalam Akhlak
Rangkaian Milad Kemenag ke-21 dan HUT RI ke-81: Jambore Majelis Taklim Banjar MASAGI Gaungkan Ekoteologi

Langensari (KEMENAG) Sebanyak 250 peserta dari majelis taklim se-desa/kelurahan di Kota Banjar mengikuti Jambore Majelis Taklim yang digelar sebagai rangkaian peringatan Milad Kementerian Agama Kota Banjar ke-21 dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (8/8). Kegiatan di Sport Centre Langensari ini mengusung tema "Dari Majelis Taklim untuk Bumi", menguatkan peran perempuan dalam gerakan ekoteologi.
Kepala Kantor Kemenag Kota Banjar, H. Muhammad Fikri Firdaus, menegaskan bahwa kesalehan harus melahirkan kepedulian nyata terhadap lingkungan. "Majelis taklim bukan hanya tempat mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga menjaga ciptaan-Nya. Menjaga kebersihan, menghemat air, mengelola sampah, dan merawat tanaman adalah wujud keberagamaan yang hidup," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Rashdul Qiblat di MAN Kota Banjar: Menentukan Arah Kiblat dengan Tepat Melalui Fenomena Matahari di Atas Kabah0
- KUA Kecamatan Banjar Laksanakan Supervisi Administrasi Nikah Rujuk Triwulan II dan Pembinaan Pegawai0
- KUA Kecamatan Banjar Salurkan Santunan bagi Anak Yatim pada 10 Muharram 1448 H0
- Kakankemenag Kota Banjar: Anak Yatim Bukan Objek Belas Kasihan0
- Kemenag Kota Banjar Bagikan Santunan Rp150.000 untuk 1.150 Yatim dan Disabilitas0
A Fikri menyoroti posisi strategis perempuan sebagai arsitek utama kebiasaan keluarga. "Dari dapur, halaman, pola konsumsi, hingga pendidikan anak, perempuan memiliki pengaruh besar. Pemberdayaan perempuan adalah investasi peradaban," tegasnya. Semangat ini sejalan dengan Asta Protas Kemenag tentang penguatan ekoteologi.
A Fikri mengajak seluruh majelis taklim menggerakkan perubahan nyata. Banjar MASAGI—Maju, Adil, Sejahtera, Agamis, Inovatif—harus terlihat dalam aksi: setiap majelis memiliki satu gerakan lingkungan, setiap keluarga satu kebiasaan ekologis.
"Kita mungkin tak mampu selesaikan seluruh persoalan lingkungan hari ini, tapi kita selalu bisa memulai. Mulai dari majelis taklim, dari rumah, dari kebiasaan kecil, dari diri sendiri. Bumi butuh tindakan, bukan sekadar ucapan," pungkasnya.
Jambore ini menjadi bukti kolaborasi Kemenag, Pemkot Banjar, dan organisasi keagamaan dalam menghadirkan agama yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-81 dengan semangat keberagamaan yang membumi.
Kontributor : Aep S.


.png)





.png)

.png)

.png)