- Siswi MIN 1 Kota Banjar Raih Juara 1 Uswah Competition 2026 Cabang Panahan
- PMR MTsN 1 Kota Banjar Menorehkan Banyak Prestasi di Youth Humanitarian Camp 2026
- MIN 2 Kota Banjar Borong Gelar Juara Lomba Rukibra Tingkat Kota Banjar, Raih Juara 1 Utama hingga Regu Favorit
- Tegaskan Identitas, Kakankemenag Kota Banjar: Pendidikan RA Harus Jadi Pembeda dengan Lembaga Lain
- Satukan Langkah, IGRA Kota Banjar Gelar Rakerda I di Toserba Pajajaran
- MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026
- Senin Penuh Kemenangan: MTsN 2 Kota Banjar Gelar Apresiasi Ganda, Juara HRSB dan Pramuka Garuda
- Math, Science, and Social! Tiga Serangkai MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Sejarah di OMI 2026
- Prestasi Gemilang! Empat Siswa MIN 3 Kota Banjar Raih Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II
- MAN Kota Banjar Gelar Pelepasan dan Doa Bersama Peserta OMI 2026
Rashdul Qiblat di MAN Kota Banjar: Menentukan Arah Kiblat dengan Tepat Melalui Fenomena Matahari di Atas Kabah

PARUNGLESANG – MAN Kota Banjar melaksanakan kegiatan Rashdul Qiblat pada Rabu, pukul 16.27 WIB di lapangan MAN Kota Banjar dengan memanfaatkan fenomena astronomi saat posisi matahari tepat berada di atas Ka'bah. Kegiatan ini dipandu oleh Pembina IRMA dan diikuti oleh perwakilan guru serta murid sebagai upaya memastikan arah kiblat mushala dan lingkungan madrasah secara akurat.
Kegiatan ini mengacu pada materi Indonesia Berkiblat dari Kementerian Agama RI yang menjelaskan bahwa ketika matahari tepat berada di atas Ka'bah, setiap bayangan benda tegak di permukaan bumi akan mengarah tepat berlawanan dengan arah kiblat. Momen ini menjadi salah satu metode paling sederhana sekaligus akurat dalam pengecekan arah kiblat.
Baca Lainnya :
- Waka Kesiswaan MTsN 3 Banjar Edukasi 105 Siswa Baru Cegah Perundungan0
- Menanam Karakter Peduli Lingkungan, Siswa Kelas I MIN 2 Kota Banjar Ikuti Aksi Menanam Pohon di Hari Ketiga MATAMUDA0
- KUA Kecamatan Banjar Laksanakan Supervisi Administrasi Nikah Rujuk Triwulan II dan Pembinaan Pegawai0
- MATAMUDA MAN Kota Banjar: Mengenalkan Budaya Madrasah yang Unggul dalam Karakter dan Keterampilan di Era Digital.0
- MATAMUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027 di MTsN 1 Kota Banjar Tanamkan Nilai Keislaman, Disiplin, dan Cinta Lingkungan Sejak Hari Pertama0
Sebelum pengamatan dimulai, peserta memperoleh arahan mengenai teknik pelaksanaan, mulai dari menyiapkan benda tegak sebagai acuan hingga memperhatikan ketepatan waktu pengamatan. Tepat pada pukul 16.27 WIB, seluruh peserta mengamati arah bayangan dengan penuh konsentrasi untuk memperoleh hasil yang presisi.
"Fenomena Rashdul Qiblat merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memastikan arah kiblat secara ilmiah dan akurat. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan teliti. Kami menggunakan alat yang telah disiapkan secara sederhana, mengamati arah bayangan dengan saksama, sehingga hasil penentuan arah kiblat yang kami peroleh benar-benar sesuai dengan posisi Ka'bah," ujar Pembina IRMA MAN Kota Banjar, Misbahul Kilmi A.S., S.Pd.I.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga didampingi oleh guru geografi yang memberikan penjelasan mengenai fenomena astronomi saat matahari berada tepat di atas Ka'bah. Adapun peralatan yang digunakan meliputi bambu sebagai benda tegak pembentuk bayangan, penggaris untuk membantu penandaan garis lurus, tali kur sebagai penarik garis arah kiblat, serta kompas digital untuk melakukan verifikasi hasil pengukuran. Kombinasi metode ilmiah dan alat sederhana tersebut membuat proses penentuan arah kiblat berlangsung dengan mudah, akurat, dan edukatif bagi seluruh peserta.
Suasana kegiatan berlangsung tenang dan penuh perhatian. Para guru dan murid bersama-sama mencermati arah bayangan yang terbentuk, kemudian menandainya sebagai acuan arah kiblat. Ketelitian menjadi kunci utama agar hasil yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kaidah ilmiah dan syariat.
Melalui kegiatan ini, MAN Kota Banjar tidak hanya memperkuat pemahaman murid tentang pentingnya arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah, tetapi juga mengenalkan keterkaitan antara ilmu falak, fenomena astronomi, dan praktik keagamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa penentuan arah kiblat dapat dilakukan secara ilmiah, mudah, dan bertanggung jawab, sekaligus mendukung gerakan Indonesia Berkiblat yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kontributor: Roma Situmeang.


.png)





.png)


.png)
.png)