- Koordinasi Pembentukan KKMA, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Madrasah Aliyah di Kota Banjar
- MTsN 1 Kota Banjar Manfaatkan Limbah MBG untuk Penyemaian Benih Lengkeng sebagai Implementasi Penguatan Ekoteologi
- Sambut 1 Muharam 1448 H, PHBI Kota Banjar Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Pawai Tarhib
- MAN Kota Banjar Siap Sukseskan Porseni Madrasah 2026 melalui Kerja Bakti dan Penataan Lingkungan
- Lepas Atlet PORSENI 2026, Kepala MAN Kota Banjar Tekankan Sportivitas dan Semangat Berprestasi
- Kepala MIN 2 Kota Banjar: Lulusan Madrasah Harus Terus Berprestasi dan Berakhlak Mulia
- Kepala MTsN 2 Kota Banjar Ajak Siswa Maksimalkan Smart Library untuk Tingkatkan Literasi Digital
- Integrasikan Digitalisasi dan Karakter Islami, MTsN 1 Kota Banjar Gelar Tes PMBM Kelas Reguler
- Satu Barisan, Satu Semangat; Peserta PORSENI Madrasah Kota Banjar 2026 Siap Berlaga
- Kasubbag TU Kemenag Beri Pembinaan Apel Senin, Tekankan Disiplin dan Integritas ASN
Koordinasi Pembentukan KKMA, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Madrasah Aliyah di Kota Banjar

Parunglesang (KEMENAG) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Banjar kini tengah menaruh perhatian khusus pada pembentukan KKMA. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya koordinasi pembentukan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) yang dilaksanakan pada Rabu (10/6). Kegiatan ini dihadiri oleh H.Muslikhin, M.Pd.I., selaku pengawas madrasah serta kepala dan perwakilan madrasah aliyah negeri maupun swasta se-Kota Banjar.
Kegiatan koordinasi ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk membangun sinergi dan kolaborasi antarmadrasah aliyah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola kelembagaan, serta kualitas layanan pendidikan di Kota Banjar. Pembentukan KKMA diharapkan menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang efektif dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan sekaligus mengembangkan program-program strategis yang berdampak bagi kemajuan madrasah.
Berdasarkan data Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama, saat ini Kota Banjar memiliki 12 madrasah aliyah, yang terdiri atas madrasah negeri dan swasta, dengan jumlah peserta didik mencapai 1.248 siswa. Data tersebut menunjukkan bahwa madrasah aliyah memiliki peran yang signifikan dalam penyelenggaraan pendidikan menengah di Kota Banjar sehingga diperlukan penguatan koordinasi dan kolaborasi antarlembaga untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- MTsN 1 Kota Banjar Manfaatkan Limbah MBG untuk Penyemaian Benih Lengkeng sebagai Implementasi Penguatan Ekoteologi0
- Sambut 1 Muharam 1448 H, PHBI Kota Banjar Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Pawai Tarhib0
- MAN Kota Banjar Siap Sukseskan Porseni Madrasah 2026 melalui Kerja Bakti dan Penataan Lingkungan0
- Lepas Atlet PORSENI 2026, Kepala MAN Kota Banjar Tekankan Sportivitas dan Semangat Berprestasi0
- Kepala MIN 2 Kota Banjar: Lulusan Madrasah Harus Terus Berprestasi dan Berakhlak Mulia0
Dalam arahannya, Muslikhin menekankan pentingnya keberadaan KKMA sebagai forum strategis yang mampu menyatukan visi dan misi seluruh madrasah aliyah di Kota Banjar.
"Melalui KKMA, kita berharap terbangun komunikasi yang lebih intensif dan kolaborasi yang lebih kuat antarmadrasah. Dengan jumlah 12 madrasah aliyah dan 1.248 peserta didik yang menjadi tanggung jawab bersama, diperlukan komitmen kolektif untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan layanan madrasah," ungkapnya.
Selain membahas mekanisme pembentukan dan struktur organisasi KKMA, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terkait berbagai program prioritas yang dapat dikembangkan bersama, seperti peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, penguatan literasi dan numerasi peserta didik, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik, serta strategi peningkatan citra dan daya saing madrasah.
Kepala dan perwakilan madrasah yang hadir menyambut baik pembentukan KKMA, salah satunya dari Kepala MAN Kota Banjar, H. Juhana, M.Pd.I. Menurutnya, berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing madrasah diharapkan dapat dioptimalkan demi kemajuan bersama.
“Pembentukan KKMA juga menjadi wujud implementasi nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menjalankan setiap program dan kegiatan yang akan dirancang oleh KKMA ke depan,” ungkap Juhana
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, lanjut Juhana, seluruh madrasah aliyah di Banjar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. “Kedepannya Madrasah mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan," Kata Juhana.
Kontributor : Roma/Aep


.png)





.png)
.png)

.png)
