- Siswi MIN 1 Kota Banjar Raih Juara 1 Uswah Competition 2026 Cabang Panahan
- PMR MTsN 1 Kota Banjar Menorehkan Banyak Prestasi di Youth Humanitarian Camp 2026
- MIN 2 Kota Banjar Borong Gelar Juara Lomba Rukibra Tingkat Kota Banjar, Raih Juara 1 Utama hingga Regu Favorit
- Tegaskan Identitas, Kakankemenag Kota Banjar: Pendidikan RA Harus Jadi Pembeda dengan Lembaga Lain
- Satukan Langkah, IGRA Kota Banjar Gelar Rakerda I di Toserba Pajajaran
- MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026
- Senin Penuh Kemenangan: MTsN 2 Kota Banjar Gelar Apresiasi Ganda, Juara HRSB dan Pramuka Garuda
- Math, Science, and Social! Tiga Serangkai MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Sejarah di OMI 2026
- Prestasi Gemilang! Empat Siswa MIN 3 Kota Banjar Raih Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II
- MAN Kota Banjar Gelar Pelepasan dan Doa Bersama Peserta OMI 2026
Penguatan Regulasi Kepenyuluhan: Langkah Strategis Tingkatkan Mutu Bimbingan Masyarakat

Kota Banjar (Humas) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Penguatan Regulasi Kepenyuluhan yang berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para penyuluh agama dari berbagai daerah, termasuk Ujang Saepurrohman, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Langensari, Kota Banjar.
Acara yang diselenggarakan di Tasikmalaya ini bertujuan memperkuat pemahaman penyuluh agama terkait regulasi, standar kerja, serta peningkatan kualitas layanan penyuluhan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenag Jawa Barat menekankan pentingnya adaptasi penyuluh terhadap dinamika sosial serta perkembangan kebijakan pemerintah.
Baca Lainnya :
- Kakankemenag Kota Banjar Tegaskan Dana BOS Bersifat Kolektif Kolegial0
- Kemenag Terima Kunjungan Wakil Wali Kota Banjar, Bahas Sinergi Pembangunan Bidang Agama dan Pendidikan0
- Penyuluh Sambut Bulan Suci, GDI Langensari Gelar Pengajian dan Tahlil Akbar0
- Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Integritas, MTs Negeri 1 Kota Banjar Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)0
- Jaga Kebugaran, MTsN 3 Banjar Gelar Senam Sehat Setiap Jumat0
Ujang Saepurrohman, S.Ag., sebagai peserta kegiatan, menyampaikan bahwa penguatan regulasi merupakan kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan penyuluhan di era digital. Menurutnya, penyuluh kini dituntut tidak hanya memahami substansi keagamaan, tetapi juga menguasai aspek teknologi dan strategi komunikasi publik.
“Di lapangan, penyuluh harus mampu merespons perubahan masyarakat yang serba cepat. Pemahaman regulasi menjadi landasan, tetapi kemampuan melek teknologi adalah kunci agar layanan bimbingan tetap relevan,” ujar Ujang.
Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi informasi perlu direspons sebagai peluang, bukan hambatan. Penyuluh agama, lanjutnya, harus bertransformasi dari pola penyampaian konvensional menuju pendekatan digital yang lebih interaktif dan mudah diakses.
“Sekarang masyarakat banyak belajar melalui gawai mereka. Jika penyuluh tidak hadir di ruang digital, maka kita akan tertinggal. Pelatihan seperti ini mendorong kami untuk semakin siap memasuki ranah penyuluhan berbasis teknologi,” tambahnya.
Kegiatan Penguatan Regulasi Kepenyuluhan ini diharapkan mampu memperkokoh peran penyuluh agama sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam pembinaan umat. Dengan meningkatnya kapasitas penyuluh, Kanwil Kemenag Jawa Barat optimistis kualitas bimbingan masyarakat akan semakin baik, adaptif, dan berdaya guna.
Kontributor : Raditia


.png)





.png)


.png)
.png)