- Gerakan Bersih, Hati Bersih: OSIS MTsN 1 Kota Banjar Semarakkan Geber Mas di Pusdai
- Momen Istigosah di Pendopo, Kepala Kankemenag Kota Banjar Ajak ASN dan Tokoh Agama Perkuat Iman serta Jaga Kerukunan
- Semarakkan HUT ke-81 RI dan Milad ke-11, Kemenag Kota Banjar Gelar Geber Masjid Serentak 129 DKM
- Haidar, Rizal, dan Rara: Tiga Pramuka Muda MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Prestasi di Jambore Nasional 2026
- Ditutup Resmi, Jambore Majelis Taklim Kota Banjar Lahirkan 250 Peserta Tangguh
- Rangkaian Milad Kemenag ke-21 dan HUT RI ke-81: Jambore Majelis Taklim Banjar MASAGI Gaungkan Ekoteologi
- Kemenag dan Polres Banjar Gelar Nobar Persib vs Persija, Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat
- Puskesmas Langensari I Gelar Cek Kesehatan Gratis di MIN 2 Kota Banjar, Wujud Deteksi Dini bagi Generasi Sehat
- Sadarkan Murid Sejak Dini, Halaman MTsN 2 Kota Banjar Berubah Jadi Kelas Interaktif.
- MIN 3 Kota Banjar Gelar Story Telling Muhammad Tauladanku: Cerdas dalam Ilmu, Indah dalam Akhlak
Perkuat Peran Penyuluh, Kakankemenag Banjar: Penyuluh Garda Terdepan Harmonisasi Umat

Banjar (KEMENAG) Peran penyuluh agama sebagai ujung tombak moderasi beragama kembali ditegaskan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, menyebut penyuluh adalah garda terdepan dalam menjaga harmonisasi umat di tengah masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan saat memantau kegiatan penyuluh agama pada program Khotmil Qur’an tingkat Dewan Masjid Indonesia DMI Kecamatan Banjar, Selasa (2/6) di DKM Miftahul Hidayah Desa Neglasari.
Kegiatan Khotmil Qur’an ini menjadi wadah pembinaan rutin bagi takmir, jamaah, dan remaja masjid. Penyuluh agama Kemenag Banjar hadir untuk memberikan materi dan bimbingan keagamaan, serta penguatan wawasan kebangsaan.
Baca Lainnya :
- Capai 52 Ton Daging, Kemenag Banjar Laporkan 1.257 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Tersebar ke 56.973 Warga0
- Kemenag Banjar Tebar Qurban: 2 Ekor Kambing Dibagikan ke Warga Sekitar Kantor0
- MTsN 1 Banjar Gelar Qurban: Edukasi Keikhlasan untuk Santri Hebat Berakhlak0
- KakanKemenag Banjar: Pesantren Harus Jadi Ekosistem Solusi Pendidikan, Adaptif dan Terdepan0
- Kasubbag TU Kemenag Banjar: Santri Al-Kautsar Harus Jadi Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Siap Mengabdi0
“Penyuluh agama itu garda terdepan. Mereka yang paling dulu masuk ke majelis taklim, DKM, dan pesantren. Tugasnya bukan hanya mengajar ngaji, tapi juga merawat kerukunan, menangkal paham ekstrem, dan jadi jembatan antara umat dengan kebijakan pemerintah,” A Fikri .
Menurutnya, program seperti Khotmil Qur’an tingkat DMI ini sangat strategis karena menyentuh langsung akar rumput. Dari masjid, pesan moderasi dan cinta tanah air bisa disebarkan lebih cepat dan masif.
sementara itu, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia IPARI Kota Banjar, H. Dadan SR, mengapresiasi dukungan penuh Kakankemenag. Ia menegaskan para penyuluh siap memperkuat peran di lapangan.
“Alhamdulillah, kami penyuluh di Kota Banjar terus bergerak. Kegiatan Khotmil Qur’an di DKM Miftahul Hidayah ini bukti nyata. Kami hadir bukan hanya mengajar, tapi juga mendengar aspirasi jamaah, menyelesaikan konflik kecil di lingkungan, dan memastikan pesan-pesan damai sampai ke setiap rumah,” ujar Dadan.
Ia menambahkan, sinergi antara Kemenag, DMI, dan IPARI akan terus dikuatkan. "Targetnya, setiap kelurahan di 4 kecamatan punya penyuluh yang aktif dan jadi rujukan umat untuk masalah keagamaan maupun sosial." Kata Dadan
Kegiatan di DKM Miftahul Hidayah Desa Neglasari ditutup dengan doa bersama dan komitmen takmir untuk menjadikan masjid sebagai pusat literasi Al-Qur’an dan pusat kerukunan warga.
Kontributor : Aep S.


.png)





.png)

.png)

.png)