- Siswi MIN 1 Kota Banjar Raih Juara 1 Uswah Competition 2026 Cabang Panahan
- PMR MTsN 1 Kota Banjar Menorehkan Banyak Prestasi di Youth Humanitarian Camp 2026
- MIN 2 Kota Banjar Borong Gelar Juara Lomba Rukibra Tingkat Kota Banjar, Raih Juara 1 Utama hingga Regu Favorit
- Tegaskan Identitas, Kakankemenag Kota Banjar: Pendidikan RA Harus Jadi Pembeda dengan Lembaga Lain
- Satukan Langkah, IGRA Kota Banjar Gelar Rakerda I di Toserba Pajajaran
- MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026
- Senin Penuh Kemenangan: MTsN 2 Kota Banjar Gelar Apresiasi Ganda, Juara HRSB dan Pramuka Garuda
- Math, Science, and Social! Tiga Serangkai MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Sejarah di OMI 2026
- Prestasi Gemilang! Empat Siswa MIN 3 Kota Banjar Raih Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II
- MAN Kota Banjar Gelar Pelepasan dan Doa Bersama Peserta OMI 2026
Jadi Garda Terdepan Harmoni: Kakankemenag Banjar Minta Penyuluh Perkuat Peran di Tengah Umat

Balokang (KEMENAG) Pondok Pesantren Darul Ulum Banjar jadi titik kumpul para penyuluh agama Islam se-Kota Banjar. Ikatan Penyuluh Republik Indonesia (IPARI) Kota Banjar menggelar Rapat Koordinasi untuk memperkuat barisan dan menyamakan langkah pengabdian.
Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus dan Kepala Seksi Bimas Islam, H. Badar Ismail, bersama 28 penyuluh PNS dan P3K.
Dalam arahannya, Kakankemenag menitipkan pesan penting: penyuluh adalah garda terdepan dalam merawat harmoni umat. Di tengah derasnya informasi dan potensi gesekan sosial, peran penyuluh makin krusial.
Baca Lainnya :
- Kakankemenag Banjar Kuatkan Kepercayaan Konsumen Lewat WHO 20260
- Kakankemenag Banjar Dukung WHO, Sosialisasi ke 3 Titik Ramai Pedagang0
- Tugas Mulia Lintas Iman: Kisah PNS Kemenag Banjar Non-Muslim yang Mengajar di Madrasah0
- Perkuat Peran Penyuluh, Kakankemenag Banjar: Penyuluh Garda Terdepan Harmonisasi Umat0
- Capai 52 Ton Daging, Kemenag Banjar Laporkan 1.257 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Tersebar ke 56.973 Warga0
“Penyuluh itu ujung tombak Kemenag di tengah masyarakat. Tugas bapak ibu bukan hanya menyampaikan ceramah agama, tapi juga menjadi juru damai, penjernih informasi, dan penguat moderasi beragama. Di Kota Banjar yang majemuk ini, penyuluh harus jadi garda terdepan harmonisasi umat,” tegas A Fikri.
Ia juga mengajak penyuluh aktif turun ke majelis taklim, DKM, pesantren, hingga ruang digital. “Sampaikan Islam wasathiyah: seimbang, toleran, tidak ekstrem kanan-kiri. Kuatkan literasi keagamaan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi hoaks dan ujaran kebencian,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam, H. Badar Ismail, dalam kesempatannya menambahkan bahwa penyuluh harus update dan kolaboratif.
“IPARI ini rumah bersama. Mari kuatkan kapasitas, kuasai media sosial untuk dakwah sejuk, dan bangun sinergi dengan KUA, madrasah, serta tokoh masyarakat. Program harus menyentuh, solutif, dan dirasakan manfaatnya langsung oleh umat,” ujarnya.
Drs. H. Dadan, selaku Ketua IPARI Kota Banjar mengatakan, Rakor yang dilaksanakannya membahas penguatan program kerja IPARI 2026, diantaranya adalah persiapan Jambore Majlis Taklim, penguatan keluarga sakinah, Gebber Masjid, pembinaan mualaf, dan literasi digital keagamaan.
“Dengan semangat dan kekompakan kami, para penyuluh Kota Banjar berkomitmen jadi corong moderasi beragama. Tujuannya satu, yaitu Banjar tetap aman, rukun, dan religius.” Kata Dadan.
Kontributor: Aep S


.png)





.png)


.png)
.png)