- Siswi MIN 1 Kota Banjar Raih Juara 1 Uswah Competition 2026 Cabang Panahan
- PMR MTsN 1 Kota Banjar Menorehkan Banyak Prestasi di Youth Humanitarian Camp 2026
- MIN 2 Kota Banjar Borong Gelar Juara Lomba Rukibra Tingkat Kota Banjar, Raih Juara 1 Utama hingga Regu Favorit
- Tegaskan Identitas, Kakankemenag Kota Banjar: Pendidikan RA Harus Jadi Pembeda dengan Lembaga Lain
- Satukan Langkah, IGRA Kota Banjar Gelar Rakerda I di Toserba Pajajaran
- MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026
- Senin Penuh Kemenangan: MTsN 2 Kota Banjar Gelar Apresiasi Ganda, Juara HRSB dan Pramuka Garuda
- Math, Science, and Social! Tiga Serangkai MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Sejarah di OMI 2026
- Prestasi Gemilang! Empat Siswa MIN 3 Kota Banjar Raih Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II
- MAN Kota Banjar Gelar Pelepasan dan Doa Bersama Peserta OMI 2026
Tugas Mulia Lintas Iman: Kisah PNS Kemenag Banjar Non-Muslim yang Mengajar di Madrasah

Balokang (KEMENAG) Pendidikan madrasah di Kota Banjar dijalankan secara inklusif. Salah satunya terlihat dari penugasan PNS baru Kementerian Agama Kota Banjar beragama non-Muslim, Roma Fiorentina, S.Pd., yang kini mengajar Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri MAN Kota Banjar.
Kisah ini menjadi cermin nyata moderasi beragama di dunia pendidikan. Tugas Roma bukan mengajarkan pelajaran agama Islam, melainkan mata pelajaran umum sesuai kompetensi akademiknya sebagai guru Bahasa Indonesia.
Dalam setiap pembelajaran, profesionalitas, kedisiplinan, dan kepedulian pada siswa selalu ditonjolkan. Ia beradaptasi dengan budaya madrasah, menghormati nilai-nilai yang berlaku, dan menjalin komunikasi baik dengan sesama guru serta peserta didik.
Baca Lainnya :
- Perkuat Peran Penyuluh, Kakankemenag Banjar: Penyuluh Garda Terdepan Harmonisasi Umat0
- Capai 52 Ton Daging, Kemenag Banjar Laporkan 1.257 Hewan Qurban Idul Adha 1447 H Tersebar ke 56.973 Warga0
- Kemenag Banjar Tebar Qurban: 2 Ekor Kambing Dibagikan ke Warga Sekitar Kantor0
- MTsN 1 Banjar Gelar Qurban: Edukasi Keikhlasan untuk Santri Hebat Berakhlak0
- KakanKemenag Banjar: Pesantren Harus Jadi Ekosistem Solusi Pendidikan, Adaptif dan Terdepan0
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, menegaskan penempatan ASN di Kemenag dilakukan berdasarkan kompetensi, bukan latar belakang agama.
“Kemenag mengelola pendidikan untuk semua. Guru non-Muslim yang mengajar di madrasah adalah bentuk nyata toleransi dan profesionalitas ASN BerAKHLAK. Selama mengajar mata pelajaran umum dan menghormati tata nilai madrasah, itu sah dan justru memperkaya suasana belajar siswa,” tegasnya saat memberikan pembinaan kepada PNS baru di Cafe Papi Mami, Rabu (3/6).
Kebijakan penempatan ASN yang adil dan berbasis kompetensi ini, lanjut A Fikri, diharapkan terus memperkuat mutu pendidikan madrasah sekaligus menjadi teladan kerukunan di masyarakat.
“Selamat kepada Ibu Roma Fiorentina dan rekan-rekan PNS yang baru dilantik. Di madrasah kita tidak hanya mengajar mata pelajaran, tapi juga membentuk karakter. Saya titip Bahasa Indonesia di tangan Ibu Roma. Ciptakan siswa MAN Banjar yang fasih berbicara, santun menulis, dan cinta literasi.” Pesan A. Fikri.
A. Fikri juga menyebut kehadiran guru non-Muslim di madrasah justru memberi pelajaran berharga bagi siswa.
“Anak-anak belajar langsung bahwa perbedaan itu rahmat. Yang penting adalah adab, kerja keras, dan saling menghargai. Madrasah mendidik siswa jadi insan cerdas yang berakhlak, termasuk akhlak bertoleransi. Guru ini menjalankan tugas dengan baik, dan siswa pun menerima dengan positif.” Kata A Fikri.
Bagi siswa, sosok guru seperti Roma Fiorentina jadi contoh bahwa dedikasi dan prestasi tidak dibatasi identitas. Mereka tetap belajar dengan semangat, menghormati guru, dan fokus meraih cita-cita.
Kontributor: Aep S.


.png)





.png)


.png)
.png)