MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026

16 Sep 2026, 13:36:43 WIB Pendidikan
MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026

PARUNGLESANG — Kabar membanggakan kembali ditorehkan MAN Kota Banjar dalam ajang EXTRANAS (Expo dan Rapat Kerja Nasional) ke- VIII Tahun 2026. Ajang yang diikuti oleh MA Plus Keterampilan dan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri se-Indonesia tersebut menjadi wadah bagi madrasah untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan potensi murid di tingkat nasional.


Pada EXTRANAS 2026, MAN Kota Banjar mengikuti cabang Lomba Bisnis Plan dengan mengirimkan satu tim yang terdiri atas dua murid kelas XI yaitu Zaskia Khairunisa dan Huda Juniansyah. Tim tersebut diberi nama KoMaDe (Koneksi Masa Depan).

Baca Lainnya :


Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026 mengusung tema “Young Muslim Entrepreneur for Sustainable Future.” Peserta ditantang untuk menyusun rencana bisnis strategis yang mencakup analisis peluang usaha, target pasar, strategi pemasaran, rencana operasional, proyeksi keuangan, hingga analisis risiko.


Setelah melalui tahapan seleksi proposal dan video presentasi, Tim KoMaDe berhasil masuk dalam nominasi enam favorit finalis. Dari enam finalis tersebut, MAN Kota Banjar menempati urutan ketiga dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Jawa Barat yang berhasil melaju ke babak final Lomba Bisnis Plan.


Capaian tersebut menjadi kesempatan istimewa bagi Tim KoMaDe untuk melanjutkan perjuangan pada final presentasi secara offline di MAN 1 Lamongan, Jawa Timur, pada 12 September 2026.


Bagi Huda Juniansyah, keberhasilan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berarti. Ia mengaku sempat merasa insecure dan kurang percaya diri. Ia bahkan tidak menyangka bahwa dirinya bersama Zaskia dapat membawa MAN Kota Banjar hingga menembus babak final.


“Saya merasa bangga, sekaligus senang bisa sampai ditahap ini. Rasanya campur aduk karena saya juga tidak menyangka bisa masuk final. Ini merupakan pengalaman pertama bagi saya mengikuti lomba kejuruan,” ungkap Huda.


Huda berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pijakan awal untuk terus berkembang dan meraih kesuksesan di masa mendatang.


“Semoga ini menjadi langkah awal yang membawa keberkahan bagi masa depan saya dan juga menjadi motivasi untuk terus berani mencoba hal-hal baru," (Kamis, 10/09/2026) lanjutnya.


Sementara itu, pembimbing Tim KoMaDe, Kriesmanto, menjelaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari proses latihan dan bimbingan yang dilakukan secara konsisten. Zaskia dan Huda menjalani latihan setiap hari dengan target yang terukur, mulai dari pematangan konsep bisnis, penyusunan materi, hingga kemampuan menyampaikan dan mempertahankan gagasan di hadapan juri nantinya.


Dalam proses bimbingan tersebut, bisnis plan KoMaDe diarahkan untuk memiliki tiga titik tekan utama, yaitu pendidikan, teknologi, dan bisnis. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi dalam membangun gagasan yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.


“Kami melakukan latihan dan bimbingan secara intens dan melibatkan beberapa guru yang berkorelasi dengan bisnis plan ini. Harapannya, anak-anak tidak hanya mampu membuat sebuah rencana bisnis, tetapi juga mampu menjelaskan dan mempertanggungjawabkan gagasan tersebut dengan baik,” ungkap Kriesmanto.


Kepala MAN Kota Banjar, Juhana Arip, turut menyampaikan apresiasinya atas capaian yang ditorehkan oleh Tim KoMaDe. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan sebuah kesempatan yang luar biasa bagi MAN Kota Banjar untuk menunjukkan potensi dalam kompetisi tingkat nasional.


“Ini ibarat air setitik di dalam kolam. Bagi kita, ini adalah hal yang langka sekaligus kesempatan emas. Prestasi ini tentu menjadi motivasi untuk terus menggali setiap potensi yang ada di madrasah,” ungkapnya.


Dukungan terhadap perjuangan Tim KoMaDe juga datang dari seluruh keluarga besar MAN Kota Banjar. Doa, semangat dan saran yang membangun dari bapak/ibu guru maupun murid turut memberikan energi positif dan dukungan penuh bagi Zaskia dan Huda dalam mempersiapkan diri menghadapi babak final.


Kini, Tim KoMaDe terus mematangkan persiapan untuk menghadapi final di MAN 1 Lamongan. Bagi keduanya, kesempatan ini bukan hanya tentang memenangkan sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi pengalaman pertama yang diharapkan mampu membangun keberanian, kepercayaan diri, serta menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh di masa depan. 


Dengan semangat “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”, keluarga besar MAN Kota Banjar memberikan doa dan dukungan terbaik bagi Tim KoMaDe. Semoga Zaskia dan Huda diberikan kesehatan, kelancaran, kekuatan, kepercayaan diri, serta mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi bagi Jawa Barat pada umumnya dan MAN Kota Banjar pada khususnya. 


Kontributor: Roma Situmeang




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment