- Siswi MIN 1 Kota Banjar Raih Juara 1 Uswah Competition 2026 Cabang Panahan
- PMR MTsN 1 Kota Banjar Menorehkan Banyak Prestasi di Youth Humanitarian Camp 2026
- MIN 2 Kota Banjar Borong Gelar Juara Lomba Rukibra Tingkat Kota Banjar, Raih Juara 1 Utama hingga Regu Favorit
- Tegaskan Identitas, Kakankemenag Kota Banjar: Pendidikan RA Harus Jadi Pembeda dengan Lembaga Lain
- Satukan Langkah, IGRA Kota Banjar Gelar Rakerda I di Toserba Pajajaran
- MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 2026
- Senin Penuh Kemenangan: MTsN 2 Kota Banjar Gelar Apresiasi Ganda, Juara HRSB dan Pramuka Garuda
- Math, Science, and Social! Tiga Serangkai MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Sejarah di OMI 2026
- Prestasi Gemilang! Empat Siswa MIN 3 Kota Banjar Raih Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II
- MAN Kota Banjar Gelar Pelepasan dan Doa Bersama Peserta OMI 2026
Tegaskan Identitas, Kakankemenag Kota Banjar: Pendidikan RA Harus Jadi Pembeda dengan Lembaga Lain

Banjar, (KEMENAG) Pendidikan di Raudhatul Athfal (RA) dituntut untuk terus berbenah dan menjadi yang terdepan. Hal ini menjadi penekanan utama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, S.E., M.M., saat membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Banjar.
Acara yang berlangsung di Aula Toserba Pajajaran, Rabu (16/9), tersebut menjadi momentum penting bagi para pendidik anak usia dini untuk menyatukan visi dan misi ke depan.
Baca Lainnya :
- Satukan Langkah, IGRA Kota Banjar Gelar Rakerda I di Toserba Pajajaran0
- MAN Kota Banjar Tembus Tiga Besar Finalis Lomba Bisnis Plan EXTRANAS 20260
- Senin Penuh Kemenangan: MTsN 2 Kota Banjar Gelar Apresiasi Ganda, Juara HRSB dan Pramuka Garuda0
- Math, Science, and Social! Tiga Serangkai MTsN 2 Kota Banjar Siap Ukir Sejarah di OMI 20260
- Prestasi Gemilang! Empat Siswa MIN 3 Kota Banjar Raih Juara 1 Pencak Silat Kota Banjar Challenge II0
Dalam sambutannya, A Fikri menegaskan bahwa lembaga RA harus memiliki karakteristik yang kuat dan mampu menjadi pembeda dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya. Menurutnya, kekuatan utama RA terletak pada penanaman nilai-nilai keislaman yang kokoh sejak dini.
"Pendidikan di RA harus menjadi pembeda. RA kuat dengan nilai-nilai keislaman. Ini adalah fondasi yang tidak boleh tergantikan oleh lembaga pendidikan mana pun," tegasnya di hadapan para peserta rakerda.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya adaptasi di era yang terus berkembang. Guru RA, lanjutnya, diharuskan untuk adaptif dalam mengembangkan profesionalitas diri. Peningkatan kompetensi ini dinilai krusial agar para guru mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan yang terbaik bagi generasi penerus bangsa.
"Rakerda ini harus mampu merumuskan hasil yang maksimal. Jadikan momen ini sebagai ajang evaluasi dan perencanaan strategis untuk kemajuan IGRA dan pendidikan RA di Kota Banjar," harapnya.
Rakerda I IGRA Kota Banjar ini dihadiri oleh para pengurus dan anggota IGRA serta Kepala RA dari berbagai wilayah di Kota Banjar. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir rumusan program kerja yang inovatif, adaptif, dan transformatif guna mewujudkan pendidikan RA yang unggul dan berdaya saing.
Kontributor: Aep S


.png)





.png)


.png)
.png)